Apa Bedanya Infus NAD+ dengan Infus Vitamin Booster? Dan Bisakah Keduanya Bekerja Bersama?

Bagi banyak orang, infus NAD+ dan infus vitamin booster sering terlihat serupa: sama-sama diberikan melalui selang infus, sama-sama mengandung nutrisi, dan sama-sama diklaim dapat meningkatkan energi serta kesehatan tubuh. Namun, ketika kita melihat lebih dalam, kedua terapi ini sebenarnya bekerja dengan cara yang sangat berbeda—bahkan berada pada “level” seluler yang jauh berbeda. Perbedaannya justru membuat keduanya dapat menjadi pasangan yang saling melengkapi. 

Bayangkan tubuh Anda seperti sebuah kota besar. NAD+ adalah bahan bakar yang diperlukan untuk menyalakan pembangkit listrik di dalam setiap bangunan—yaitu sel. Sementara itu, vitamin booster lebih seperti para teknisi yang merawat kabel, lampu, dan sistem keamanan agar kota tetap berjalan stabil. Dua peran yang berbeda, namun keduanya penting. 

 Apa yang Dilakukan Infus NAD+? 

Infus NAD+ memberikan koenzim penting bernama nicotinamide adenine dinucleotide langsung ke aliran darah. NAD+ terlibat dalam: 

  • produksi energi di mitokondria, 
  • perbaikan DNA, 
  • regulasi stres seluler, 
  • dan proses anti-aging pada tingkat sel. 

Kadar NAD+ menurun seiring bertambahnya usia dan paparan stres, sehingga banyak orang merasakan peningkatan kejernihan mental, energi, dan fokus setelah menjalani infus. Yang menarik, efek ini bukan sekadar “stimulasi sementara”, tetapi lebih seperti mendorong mesin sel bekerja lebih efisien. 

 Apa yang Dilakukan Infus Vitamin Booster? 

Vitamin booster biasanya berisi kombinasi vitamin dan antioksidan seperti: 

  • vitamin B kompleks (untuk metabolisme dan sistem saraf), 
  • vitamin C (antioksidan kuat pendukung imun), 
  • vitamin A, D, E (mendukung regenerasi, imun, dan perlindungan sel), 
  • glutathione (antioksidan master). 

Berbeda dengan NAD+ yang bekerja sebagai koenzim inti, vitamin booster bekerja memperbaiki struktur, melindungi, dan mendukung jalur-jalur metabolik lain yang membuat tubuh lebih seimbang. 

Vitamin B kompleks—khususnya B3 (niacin/nicotinamide)—menarik karena merupakan bahan baku alami tubuh untuk membuat NAD+. Sementara glutathione dan vitamin C membantu menetralisir radikal bebas yang meningkat saat sel sedang aktif melakukan perbaikan. 

 Di Mana Letak Perbedaannya? 

Perbedaan mendasar antara infus NAD+ dan vitamin booster dapat dilihat dari tiga aspek utama: 

  • Level Kerja
    NAD+ bekerja pada inti metabolisme sel (mitokondria), sedangkan vitamin booster bekerja pada struktur pendukung seperti membran sel, enzim, dan sistem imun. 
  • Efek yang Dirasakan
    NAD+ sering memberikan efek pada vitalitas, fokus, dan kejernihan mental, sementara vitamin booster lebih dirasakan pada imunitas, kesehatan kulit, stamina, dan pemulihan. 
  • Jalur Metabolik
    Vitamin C, E, dan glutathione berfokus pada redoks (antioksidan), sedangkan NAD+ berada pada jalur energi utama sel (ATP). 

Keduanya tidak saling menggantikan—karena fungsi inti mereka berbeda. 

 Apakah NAD+ dan Vitamin Booster Bisa Bekerja Bersama? 

Jawabannya: bisa, dan justru sering saling mendukung. 

Sinergi NAD+ + Vitamin B Kompleks
Vitamin B3 adalah precursor NAD+. Penelitian menunjukkan bahwa kombinasi nicotinamide dan pyridoxine (B6) mendukung regenerasi sel otot dan menurunkan peradangan kronis, terutama pada penuaan.
Sinergi NAD+ + Glutathione
NAD+ mendukung sintesis glutathione, sementara glutathione membantu menjaga lingkungan redoks agar NAD+ bekerja optimal. Kombinasi ini sering digunakan untuk pemulihan dan anti-aging. 

Sinergi NAD+ + Antioksidan (vitamin C, E, A)
Saat NAD+ meningkatkan metabolisme sel, produksi radikal bebas dapat meningkat sebagai proses alami. Antioksidan membantu menetralisirnya sehingga efek perbaikan sel berlangsung lebih seimbang.
Penelitian 2024 menunjukkan bahwa antioksidan diet dan suplemen dapat meningkatkan homeostasis redoks, yang relevan dengan mekanisme NAD+.
Sinergi NAD+ + Vitamin D
Vitamin D berperan dalam regulasi imun dan peradangan. Ketika NAD+ meningkatkan kapasitas energi sel, vitamin D membantu menjaga sistem imun tetap stabil. 

Dengan kata lain, NAD+ adalah “mesin”, vitamin booster adalah “tim pendukung”. Kombinasi keduanya menciptakan efek lebih komprehensif. 

 Kesimpulan 

Infus NAD+ dan infus vitamin booster bukanlah terapi yang saling bersaing. Mereka bekerja pada lapisan kesehatan tubuh yang berbeda yang jika digabungkan, dapat memberikan hasil lebih stabil dan menyeluruh. NAD+ meningkatkan performa mesin energi sel, sementara vitamin booster memperkuat struktur dan pertahanan tubuh. 

Bagi pasien yang ingin mendukung kesehatan seluler, pemulihan, atau aging yang sehat, memahami perbedaannya membantu memilih terapi yang paling sesuai atau bahkan memadukan keduanya secara strategis. 

 Referensi 

Yaku K, et al. NAD+ Precursors in Human Health and Disease. Antioxidants & Redox Signaling, 2023. DOI: 10.1089/ars.2023.0354 

Sharma A, et al. Synergistic Supplementation of NAD⁺-Promoting Compounds. Nutrients, 2023. DOI: 10.3390/nu15010195 

Nowacka A, et al. Nicotinamide and Pyridoxine in Muscle Aging. Antioxidants, 2025. DOI: 10.3390/antiox14080911 

Kalogerakou T, et al. Dietary Antioxidants, Supplements & Redox Homeostasis. Antioxidants, 2024. DOI: 10.3390/antiox13040491 

Apakah informasi ini bermanfaat?
YaTidak
  • PreviGEN
  • Layanan
  • Promo
  • #BerdayaCegahHPV