Apa Saja Efek Samping dari Terapi Sekretom?
Terapi sekretom kini menjadi salah satu inovasi yang paling menarik di dunia kedokteran regeneratif. Sekretom — yaitu kumpulan faktor bioaktif yang disekresikan oleh sel punca — bekerja membantu proses penyembuhan dengan menekan peradangan, memperbaiki jaringan rusak, serta menstimulasi regenerasi sel. Karena terapi ini termasuk baru, wajar jika banyak pasien bertanya: apakah terapi sekretom aman, dan apa efek sampingnya?
Jawabannya: berdasarkan hasil uji klinis pada manusia, terapi sekretom tergolong aman dengan efek samping yang umumnya ringan dan sementara. Namun, seperti semua tindakan medis, tetap ada risiko yang perlu dipahami.
Efek Samping Lokal: Ringan dan Bersifat Sementara
Pada terapi yang diberikan melalui penyuntikan langsung ke sendi (intra-artikular), jaringan otot (intra-muskular), maupun pembuluh darah (intravena), reaksi lokal yang paling sering terjadi adalah:
- Nyeri ringan di area suntikan
- Kemerahan atau bengkak sementara
- Rasa hangat atau kaku yang membaik dalam 1–3 hari
Penelitian Partan dkk. (Journal of Clinical Medicine, 2023) terhadap pasien osteoartritis lutut yang menerima injeksi sekretom menunjukkan bahwa tidak ada efek samping berat yang dilaporkan, dan sebagian besar keluhan hanya berupa nyeri lokal ringan yang mereda spontan. Hasil serupa dilaporkan oleh Lubis dkk. (Heliyon, 2022), di mana toleransi pasien terhadap terapi sangat baik dan tidak ditemukan komplikasi serius selama pemantauan.
Efek Samping Sistemik: Jarang dan Umumnya Ringan
Pada terapi sekretom yang diberikan melalui pembuluh darah (intravena) untuk tujuan sistemik — misalnya pada kasus autoimun, sindrom pasca-COVID, atau gangguan metabolik — efek samping yang pernah dilaporkan umumnya ringan:
seperti demam singkat, menggigil, lemas, atau rasa tidak nyaman selama infus.
Semua gejala ini biasanya hilang tanpa pengobatan khusus dalam 24 jam.
Uji klinis Shi dkk. (Stem Cell Research & Therapy, 2021) pada pasien dengan sindrom pernapasan berat yang menerima MSC-derived secretome secara intravena menunjukkan tidak ada reaksi alergi berat atau infeksi terkait tindakan.
Hal ini memperkuat temuan bahwa sekretom — karena tidak mengandung sel hidup — relatif lebih aman terhadap risiko penolakan imun dibanding terapi berbasis sel punca utuh.
Risiko Infeksi dan Komplikasi Prosedural
Seperti semua prosedur injeksi, risiko infeksi lokal atau peradangan jaringan akibat jarum tetap ada, namun dapat ditekan hampir nol bila dilakukan secara aseptik oleh dokter berpengalaman.
Sampai saat ini, laporan kasus infeksi pasca terapi sekretom pada manusia sangat jarang ditemukan.
Efek Samping Spesifik: Bergantung pada Lokasi dan Kondisi
Efek yang dirasakan pasien bisa sedikit berbeda tergantung lokasi terapi:
- Intra-artikular: mungkin ada rasa nyeri tumpul sesaat di sendi lutut atau bahu.
- Intra-muskular: bisa muncul nyeri tekan ringan di area otot.
- Intravena: kadang muncul rasa hangat menjalar di lengan atau rasa logam di mulut saat infus berlangsung.
Semua gejala ini bersifat sementara dan dapat ditoleransi dengan baik.
Penelitian Kou dkk. (Nature Reviews Immunology, 2022) dan Wang dkk. (Frontiers in Medicine, 2025) menegaskan bahwa produk turunan MSC seperti sekretom dan extracellular vesicle (EV) memiliki profil keamanan yang sangat baik pada manusia, dengan kejadian efek samping berat di bawah 1% dari total laporan klinis yang tersedia.
Kesimpulan: Aman, Asal Dilakukan Secara Tepat
Secara keseluruhan, terapi sekretom memiliki risiko efek samping yang rendah dan dapat ditoleransi baik oleh pasien.
Efek yang muncul biasanya hanya berupa nyeri ringan, kemerahan, atau rasa lelah sementara, dan akan hilang dengan cepat.
Kunci keamanannya terletak pada:
- Kesesuaian indikasi pasien yang tepat
- Proses sterilisasi dan penyimpanan produk yang benar, serta
- Tindakan dilakukan oleh dokter terlatih di fasilitas medis
Jadi, bila dilakukan dengan benar dan di tempat yang tepat, terapi sekretom bukan hanya menjanjikan manfaat regeneratif, tetapi juga memiliki tingkat keamanan yang cukup.
Pasien tetap disarankan untuk berdiskusi terbuka dengan dokter mengenai manfaat dan potensi risikonya — karena keputusan terbaik selalu diambil bersama, dengan pemahaman yang jernih dan realistis.
Referensi
- Partan R.U., et al. Umbilical Cord Mesenchymal Stem Cell Secretome: Intra-articular Administration in Knee Osteoarthritis – Clinical Outcomes. J Clin Med. 2023.
- Lubis A.M.T., et al. Clinical Effect of Intra-Articular Secretome Injection in Knee Osteoarthritis. Heliyon. 2022.