Apakah Tindakan Suntik Sekretom Harus Menggunakan Alat USG?

Apakah tindakan suntik sekretom harus menggunakan alat USG

Terapi sekretom menjadi salah satu inovasi yang menarik dalam dunia pengobatan regeneratif, terutama untuk osteoartritis lutut. Sekretom adalah hasil sekresi dari stem cell atau sel punca yang mengandung faktor pertumbuhan, sitokin, dan vesikel ekstraseluler (exosomes). Kandungan bioaktif ini membantu menekan peradangan dan merangsang regenerasi jaringan di sendi yang mengalami kerusakan. 

Proses pemberiannya dilakukan melalui injeksi intra-artikular, yaitu penyuntikan langsung ke dalam rongga sendi lutut. Seiring meningkatnya popularitas terapi ini, muncul pertanyaan umum di kalangan pasien: 

“Apakah tindakan suntik sekretom harus dilakukan dengan panduan USG agar aman?” 

Jawabannya adalah: tidak selalu.
Penggunaan USG memang bermanfaat dalam beberapa kasus, tetapi injeksi sekretom tanpa panduan USG juga aman dan efektif bila dilakukan oleh dokter terlatih yang memahami anatomi sendi dan menerapkan prosedur aseptik dengan benar. 

 Akurasi teknik anatomi (landmark technique) sudah terbukti aman 

Teknik injeksi sendi tanpa USG — dikenal sebagai landmark-guided injection — telah digunakan selama puluhan tahun dalam dunia ortopedi dan reumatologi. Banyak penelitian menunjukkan bahwa dokter dengan pengalaman klinis memadai dapat mencapai rongga sendi dengan tingkat keberhasilan tinggi, terutama pada sendi lutut. 

Sebuah studi oleh Uson et al. (EULAR, 2021) menyatakan bahwa injeksi intra-artikular pada lutut termasuk tindakan yang relatif aman, baik dilakukan dengan maupun tanpa panduan USG, selama pelaksanaannya mengikuti prinsip steril dan teknik yang benar. Lutut merupakan sendi besar dengan orientasi anatomi yang jelas, sehingga akses ke rongga sendi dapat dilakukan dengan akurat menggunakan teknik anterolateral atau anteromedial tanpa bantuan imaging. 

Penelitian lain menunjukkan perbedaan hasil klinis antara injeksi dengan USG dan tanpa USG tidak selalu signifikan, terutama bila dilakukan oleh operator berpengalaman. Efektivitas terapi lebih banyak dipengaruhi oleh kualitas produk sekretom, dosis, dan respon biologis pasien, bukan semata metode penuntunnya. 

 Faktor kunci keamanan ada pada keterampilan dokter 

Keamanan tindakan injeksi sekretom bergantung pada keterampilan dan ketelitian dokter, bukan pada penggunaan alat USG semata. Dokter yang berpengalaman mampu: 

  1. Menentukan titik anatomi masuk jarum dengan tepat. 
  1. Menjaga prosedur aseptik untuk mencegah infeksi. 
  1. Melakukan aspirasi ringan untuk memastikan jarum benar-benar masuk ke rongga sendi. 
  1. Mengenali tanda-tanda bila jarum berada di luar ruang sendi dan memperbaikinya segera. 

Selain itu, tindakan di klinik juga selalu diawali dengan evaluasi medis lengkap, termasuk pemeriksaan fisik dan radiologis sebelumnya, sehingga risiko kesalahan teknis dapat diminimalkan. 

Dengan langkah-langkah ini, suntik sekretom tanpa USG tetap memenuhi standar keamanan klinis. 

Kapan USG bermanfaat sebagai tambahan? 

Meskipun tidak wajib, USG dapat menjadi alat bantu berguna pada kondisi tertentu, seperti: 

  • Pasien dengan obesitas berat atau anatomi sendi sulit. 
  • Adanya efusi sendi masif atau deformitas. 
  • Kebutuhan dokumentasi visual dalam penelitian atau pelatihan. 

Namun dalam sebagian besar kasus osteoartritis lutut ringan–sedang, tindakan tanpa USG lebih praktis, hemat biaya, dan tetap aman bila dilakukan oleh tenaga medis kompeten. 

 Kesimpulan 

Terapi sekretom membawa harapan baru bagi penderita nyeri lutut akibat osteoartritis. Kunci keberhasilannya bukan terletak pada ada atau tidaknya alat USG, tetapi pada proses yang dilakukan dengan benar oleh dokter yang memahami teknik injeksi intra-artikular dan menjaga keamanan pasien. 

Jadi, bila dokter Anda menyarankan suntik sekretom tanpa USG, Anda tidak perlu khawatir. Prosedur ini aman, efektif, dan sudah lama menjadi standar dalam dunia medis — selama dilakukan di fasilitas yang memenuhi syarat dan oleh dokter berpengalaman. 

 Referensi 

  1. Uson J., et al. EULAR recommendations for intra-articular therapies. Annals of the Rheumatic Diseases. 2021. 
  2. Partan R.U., et al. Umbilical Cord Mesenchymal Stem Cell Secretome: intra-articular administration in knee osteoarthritis — clinical outcomes. MDPI, 2023. DOI: 10.3390/jcm12227138
  3. Wu T., et al. Ultrasound-guided versus landmark in knee arthrocentesis. PubMed, 2016. 
  4. Oo W.M., et al. Comparison of ultrasound guidance with landmark-guided injections for intra-articular procedures. Rheumatology International, 2024. 
  5. Luo D., et al. Mesenchymal stem cell-derived exosomes as a promising cell-free therapy. Frontiers in Bioengineering & Biotechnology, 2024. 
Apakah informasi ini bermanfaat?
YaTidak
  • PreviGEN
  • Layanan
  • Promo
  • #BerdayaCegahHPV