Kutil Kelamin: Penyebab dan Cara Penularannya

Pernah melihat benjolan kecil di area genital dan langsung merasa khawatir? Banyak orang datang ke fasilitas kesehatan dengan keluhan serupa, tetapi ragu bertanya karena topik ini dianggap sensitif. Padahal, memahami penyebab dan cara penularan kutil kelamin dapat membantu seseorang mengambil keputusan yang lebih tepat.  

  1. Kutil Kelamin: penyebab medisnya

    Kutil kelamin disebabkan oleh infeksi human papillomavirus (HPV), terutama tipe 6 dan 11. Kedua tipe ini termasuk kelompok HPV berisiko rendah karena jarang berkembang menjadi kanker, namun paling sering menimbulkan benjolan di area genital atau anus. Berdasarkan studi klinis, tidak semua orang yang terinfeksi HPV akan mengalami gejala. Pada banyak kasus, sistem kekebalan tubuh mampu mengendalikan virus tanpa menimbulkan keluhan berarti. Namun, pada sebagian individu, virus tetap aktif dan memicu pertumbuhan kutil. 

  2. Cara penularan yang perlu dipahami

    Penularan terjadi terutama melalui kontak langsung kulit ke kulit di area genital, umumnya saat aktivitas seksual. Ditambah lagi, penggunaan alat pelindung tidak sepenuhnya menghilangkan risiko. Penelitian menunjukkan bahwa virus dapat menetap dalam tubuh tanpa gejala selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun sebelum kutil muncul. Faktor seperti daya tahan tubuh yang menurun, kebiasaan merokok, dan paparan berulang dapat meningkatkan kemungkinan kutil muncul kembali. 

  3. Gambaran kasus di Indonesia

    Di Indonesia, kutil kelamin termasuk salah satu infeksi menular seksual yang cukup sering ditemukan di layanan kesehatan primer maupun rujukan. Banyak pasien baru datang saat ukuran kutil membesar atau jumlahnya bertambah. Hal ini umumnya disebabkan kurangnya pengetahuan bahwa benjolan kecil tanpa nyeri tetap perlu diperiksa sejak awal. 

  4. Pemeriksaan dan penanganan medis

    Diagnosis biasanya dilakukan melalui pemeriksaan langsung oleh tenaga medis. Tindakan tambahan seperti pengambilan sampel jaringan dilakukan bila bentuk lesi tidak khas atau tidak membaik dengan terapi awal. Penanganan bertujuan menghilangkan kutil yang terlihat, baik dengan obat oles maupun tindakan medis sederhana. Penting dipahami bahwa terapi membantu mengontrol keluhan, tetapi tidak selalu menghilangkan virus sepenuhnya, sehingga pemantauan dan menjaga kekebalan tubuh tetap diperlukan. 

  5. Pencegahan berbasis bukti

    Vaksinasi HPV terbukti efektif mencegah infeksi tipe HPV penyebab kutil bila diberikan sebelum terpapar virus. Edukasi kesehatan seksual dan pemeriksaan rutin juga berperan penting dalam menurunkan penularan. 

Sebagai langkah awal, pemeriksaan dini dapat membantu menentukan kondisi dan pilihan penanganan yang sesuai. Informasi lebih lanjut mengenai vaksin HPV, pemeriksaan dan tindakan medis dapat diperoleh melalui website atau WhatsApp resmi kami. 

Referensi  

Leslie, S.W., Sajjad, H. & Kumar, S. (2023). Genital Warts. StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. 

Apakah informasi ini bermanfaat?
YaTidak
  • PreviGEN
  • Layanan
  • Promo
  • #BerdayaCegahHPV