Saya Takut Suntik, Apakah Terapi Sekretomnya Sakit?
Takut disuntik adalah hal yang sangat manusiawi. Banyak orang merasa cemas membayangkan jarum suntik, terutama bila tindakan dilakukan di area sensitif seperti lutut, otot, atau pembuluh darah. Namun, rasa takut ini tidak perlu menjadi penghalang untuk mendapatkan terapi medis yang bermanfaat — termasuk terapi sekretom, salah satu inovasi dalam kedokteran regeneratif yang digunakan untuk membantu berbagai keluhan, mulai dari osteoartritis lutut hingga peradangan otot dan penyakit peradangan lainnya.
Apakah suntikan terapi sekretom menyakitkan?
Prosedur terapi sekretom bisa dilakukan melalui beberapa cara, tergantung pada tujuan dan lokasi keluhan:
- Intra-artikular, yaitu penyuntikan langsung ke dalam sendi (seperti lutut atau bahu) pada pasien osteoartritis.
- Intra-muskular, yaitu penyuntikan ke jaringan otot di sekitar area yang mengalami peradangan atau kelemahan.
- Intravena, yaitu penyuntikan melalui pembuluh darah untuk memberikan efek sistemik — misalnya membantu proses peradangan yang melibatkan lebih dari satu sendi atau jaringan.
Pada ketiga metode ini, sensasi yang dirasakan umumnya berupa tusukan ringan saat jarum masuk, disertai tekanan singkat ketika cairan sekretom disuntikkan. Berdasarkan berbagai laporan penelitian klinis pada manusia, rasa nyeri yang timbul tergolong ringan dan sementara.
Penelitian oleh Partan dkk. (Journal of Clinical Medicine, 2023) menunjukkan bahwa pasien osteoartritis yang menerima injeksi sekretom intra-artikular tidak mengalami efek samping berat, dan sebagian besar hanya merasakan ketidaknyamanan lokal ringan. Studi serupa oleh Lubis dkk. (Heliyon, 2022) di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo juga melaporkan bahwa pasien mentoleransi prosedur dengan baik, dengan keluhan nyeri minimal yang mereda dalam 1–2 hari.
Untuk penyuntikan intravena dan intra-muskular, data klinis pada manusia menunjukkan nyeri yang biasanya tidak lebih berat dibandingkan suntikan vitamin atau infus biasa.
Bagaimana Klinik Previ mengurangi rasa nyeri suntikan?
Di Klinik Previ, kami memahami bahwa kenyamanan pasien adalah bagian penting dari keberhasilan terapi. Karena itu, setiap tindakan penyuntikan sekretom dilakukan dengan teknik yang aman, aseptik, dan minim nyeri.
Apakah ada efek setelah tindakan?
Setelah prosedur, sebagian pasien mungkin mengalami sedikit nyeri lokal, kaku, atau rasa tidak nyaman di area suntikan — terutama pada sendi yang disuntik. Namun, keluhan ini biasanya ringan dan akan mereda sendiri dalam 3 hari. Bila diperlukan, dokter dapat menganjurkan kompres hangat atau obat pereda nyeri ringan.
Yang perlu dipahami adalah bahwa rasa tidak nyaman singkat saat suntikan hanyalah bagian kecil dari proses pemulihan. Penelitian menunjukkan bahwa terapi sekretom dapat mengurangi nyeri sendi dan memperbaiki fungsi tubuh secara bertahap dalam beberapa minggu hingga bulan setelah tindakan — tentu dengan hasil yang berbeda-beda pada tiap individu, tergantung kondisi dan respons tubuhnya.
Kesimpulan: Aman dan Dapat Ditoleransi Baik
Rasa takut terhadap jarum suntik tidak seharusnya menghalangi Anda untuk mendapatkan manfaat dari terapi sekretom. Dengan teknik injeksi yang benar dan pendampingan dokter yang berpengalaman, prosedur ini umumnya tidak menimbulkan rasa sakit yang berarti.
Di Klinik Previ, setiap prosedur dilakukan dengan hati-hati, profesional, dan mengutamakan kenyamanan pasien. Rasa dingin sesaat dari semprotan pendingin menjadi pengganti sensasi nyeri yang sering dikhawatirkan — sehingga Anda bisa menjalani terapi dengan tenang dan fokus pada hal terpenting: pemulihan fungsi tubuh dan peningkatan kualitas hidup.
Referensi Ilmiah
- Partan R.U., et al. Umbilical Cord Mesenchymal Stem Cell Secretome: Intra-articular Administration in Knee Osteoarthritis – Clinical Outcomes. Journal of Clinical Medicine. 2023.
- Lubis A.M.T., et al. Clinical Effect of Intra-Articular Secretome Injection in Knee Osteoarthritis. Heliyon. 2022.