Secretome: Berapa Lama Manfaat Terapi Dapat Bertahan?
Terapi secretome kini banyak diperbincangkan karena dianggap mampu membantu memperbaiki jaringan sendi yang rusak. Namun, muncul satu pertanyaan penting: berapa lama sebenarnya efek terapi ini dapat bertahan?
Sebelum menjawabnya, perlu diketahui bahwa secretome merupakan kumpulan molekul aktif yang dihasilkan oleh sel punca mesenkimal (MSC). Molekul ini mengandung faktor pertumbuhan, sitokin, dan vesikel ekstraseluler yang berperan dalam mengurangi peradangan dan merangsang regenerasi jaringan tubuh.
Bukti dari Penelitian Mengenai Daya Tahan Manfaat Terapi
Sebuah penelitian memberikan gambaran menarik mengenai durasi efek terapi secretome dari sel punca tali pusat (umbilical cord mesenchymal stem cell secretome).
Dalam penelitian tersebut, pasien osteoartritis lutut yang menerima terapi secretome menunjukkan:
- Penurunan nyeri dan peningkatan fungsi sendi yang signifikan pada minggu ke-4,
- Perbaikan biomarker inflamasi dan regeneratif,
- Dan yang paling penting, efek positif tersebut tetap bertahan hingga minggu ke-12 setelah pemberian terapi.
Temuan ini menunjukkan bahwa manfaat terapi secretome tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat memberikan perbaikan berkelanjutan setidaknya dalam tiga bulan pertama setelah terapi dilakukan.
Faktor yang Menentukan Lama Efek Terapi Bertahan
Durasi manfaat terapi dapat berbeda-beda pada setiap orang. Beberapa faktor yang memengaruhinya antara lain:
- Derajat kerusakan jaringan — pasien dengan osteoartritis ringan hingga sedang biasanya menunjukkan efek positif yang lebih baik dibandingkan yang berat.
- Gaya hidup dan aktivitas fisik — sendi yang terlalu sering mendapat beban berat dapat memperpendek efek terapi.
- Kondisi metabolik dan tingkat peradangan tubuh — kadar inflamasi tinggi dapat mengurangi efek regeneratif.
- Kepatuhan pada program pemulihan — termasuk fisioterapi, nutrisi, dan pengawasan medis pascaterapi.
Dengan perawatan pendukung yang baik, efek terapi secretome dapat bertahan lebih lama dan memperlambat progresivitas kerusakan sendi.
Apakah Terapi Bisa Diulang?
Karena efeknya bertahan hingga beberapa bulan, dokter akan menilai kondisi sendi, respons tubuh, serta kebutuhan pasien sebelum menyarankan sesi berikutnya. Pendekatan ini sejalan dengan konsep regeneratif, yaitu memberikan rangsangan biologis berkala agar jaringan tetap mendapat sinyal penyembuhan.
Kesimpulan
Penelitian menunjukkan bahwa terapi secretome memberikan efek perbaikan klinis dan biologis yang dapat bertahan hingga minggu ke-12 setelah pemberian, dengan potensi manfaat berlanjut bila didukung gaya hidup sehat dan tindak lanjut medis yang tepat.
Referensi:
- Partan, R.U. et al. (2023). Umbilical cord mesenchymal stem cell secretome improves clinical outcomes and changes biomarkers in knee osteoarthritis. Journal of Clinical Medicine, 12(22):7138.
- Soetjahjo, B. & Utomo, D.N. (2022). Mesenchymal stem cells secretome and osteoarthritis: A state of the art. Hip Knee J, 3(2):56–63.