Terapi Sekretom dan Osteoartritis: Apa Bisa Kembali Berjalan?

Bagi banyak orang dengan osteoartritis lutut, rasa nyeri dan kesulitan berjalan dapat sangat memengaruhi kualitas hidup. Setiap langkah terasa berat, bahkan aktivitas sederhana seperti naik tangga atau berjalan di rumah pun bisa menjadi tantangan. Maka, tak heran bila muncul harapan baru saat mendengar tentang terapi sekretom — sebuah inovasi di bidang kedokteran regeneratif yang mulai banyak dibicarakan. 

Namun, pertanyaan yang paling sering muncul adalah: 

“Apakah terapi sekretom bisa menjamin saya dapat berjalan kembali?” 

Jawabannya: tidak ada terapi yang dapat memberikan jaminan mutlak.
Namun, berdasarkan penelitian medis terkini, terapi sekretom terbukti dapat membantu mengurangi nyeri, memperbaiki fungsi sendi, dan meningkatkan kenyamanan bergerak pada sebagian besar pasien dengan osteoartritis ringan hingga sedang. 

 Bagaimana cara kerja terapi sekretom? 

Sekretom adalah cairan hasil sekresi dari Stem Cells yang mengandung berbagai molekul bioaktif — seperti growth factors, cytokines, dan exosomes. Ketika disuntikkan ke dalam sendi lutut yang mengalami kerusakan, sekretom membantu menekan peradangan kronis, memperbaiki pelumasan sendi, dan menstimulasi perbaikan jaringan tulang rawan. 

Efeknya tidak langsung terasa, karena sekretom bekerja memperbaiki dari dalam, memicu proses biologis yang membutuhkan waktu. Biasanya, perubahan positif mulai terasa dalam beberapa minggu hingga tiga bulan, tergantung kondisi awal pasien. 

 Apa kata penelitian klinis pada manusia? 

Beberapa penelitian klinis menunjukkan hasil menjanjikan, meski tetap dengan batasan realistis. 

Penelitian oleh Partan et al. (Journal of Clinical Medicine, 2023) meneliti terapi sekretom pada pasien osteoartritis lutut. Setelah 12 minggu, pasien melaporkan penurunan nyeri dan peningkatan fungsi lutut yang bermakna. Meski tidak semua pasien mengalami hasil serupa, sebagian besar merasakan peningkatan kemampuan berjalan dan aktivitas harian. 

Penelitian oleh Dharsono dkk. (Stem Cell Reviews and Reports, 2022) juga menemukan hasil positif — penurunan skor nyeri dan peningkatan fungsi sendi terlihat sejak bulan pertama, dengan hasil optimal di bulan ketiga. Namun, peneliti menegaskan bahwa respon tiap pasien berbeda, tergantung tingkat kerusakan sendi dan kondisi umum tubuh. 

Selain itu, penelitian dari Lubis dkk. (Heliyon, 2022) di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo menunjukkan hasil yang sejalan: pasien yang menerima injeksi sekretom melaporkan penurunan nyeri bertahap dan peningkatan mobilitas lutut, tanpa efek samping serius. 

Ketiga studi tersebut memperlihatkan bahwa sekretom memiliki potensi membantu pemulihan fungsi sendi, tetapi tidak bisa dianggap sebagai terapi penyembuh total. 

 Harapan realistis bagi pasien 

Terapi sekretom dapat menjadi pilihan tambahan bagi pasien yang belum mendapatkan hasil optimal dari terapi konvensional seperti fisioterapi, suplemen sendi, atau obat anti-nyeri. Namun, penting untuk memahami bahwa hasilnya sangat bergantung pada: 

  • Stadium osteoartritis 
  • Kualitas jaringan tulang rawan 
  • Usia dan berat badan pasien 
  • Kepatuhan dalam latihan dan kontrol pascaterapi 

Dengan demikian, terapi sekretom bukan jaminan kesembuhan, melainkan bagian dari proses pemulihan yang menyeluruh. Tujuannya bukan membuat pasien “berjalan seperti dulu lagi” secara instan, tetapi membantu sendi bekerja lebih baik, mengurangi nyeri, dan meningkatkan kualitas hidup secara bertahap. 

 Kesimpulan 

Terapi sekretom merupakan salah satu inovasi yang membawa harapan bagi pasien osteoartritis. Meskipun tidak dapat menjamin seseorang dapat kembali berjalan seperti semula, terapi ini memberikan peluang nyata untuk memperbaiki fungsi sendi dan mengurangi nyeri, terutama bila dikombinasikan dengan gaya hidup sehat dan pengawasan medis yang tepat. 

Dengan pendekatan realistis dan dukungan dokter berpengalaman, pasien dapat menapaki proses pemulihan secara bertahap — langkah demi langkah, menuju kehidupan yang lebih nyaman dan aktif. 

 Referensi Ilmiah 

  1. Partan R.U., et al. Umbilical Cord Mesenchymal Stem Cell Secretome: Intra-articular Administration in Knee Osteoarthritis – Clinical Outcomes. Journal of Clinical Medicine. 2023. 
  2. Dharsono S., et al. Secretome from Wharton’s Jelly Mesenchymal Stem Cells Improves Pain and Function in Knee Osteoarthritis Patients. Stem Cell Reviews and Reports. 2022. 
  3. Lubis A.M.T., et al. Clinical Effect of Intra-Articular Secretome Injection in Knee Osteoarthritis. Heliyon. 2022.
Apakah informasi ini bermanfaat?
YaTidak
  • PreviGEN
  • Layanan
  • Promo
  • #BerdayaCegahHPV