Your DNA, Your Future
Tes DNA atau tes genetik PreviGEN adalah tes untuk membantu mengidentifikasi risiko penyakit genetik, pola makan & olahraga yang sesuai, respons tubuh terhadap obat, serta potensi minat dan bakat anak. Klinik Previ menyediakan tes DNA dengan biaya yang terjangkau untuk Jakarta dan seluruh wilayah Indonesia.
PreviGEN Komprehensif
89 Kondisi Kesehatan
Deteksi risiko penyakit degeneratif & kanker serta nutrisi & kebugaran
9.500k
/ Tes
-
Risiko Penyakit Degeneratif dan Kanker
Tulang & sendi, jantung, otak, pembuluh darah, kanker, pencernaan, sistem hormon & metabolik, kondisi mata, ginekologi, sistem saraf, kondisi pernapfasan, kondisi kulit, alergi dan kulit
-
Nutrisi
Kenaikan berat badan, kekurangan dan kadar pada tubuh, kebiasaan makan, sensitivitas & intoleransi
-
Kebugaran
Metabolisme & profil otot, profil olahraga, faktor lain, kebiasaan
PreviGEN
Nutrisi Dan Kebugaran
47 Kondisi Kesehatan
Ketahui Diet dan Olahraga yang Sesuai Untuk Anda
4.900k
/ Tes
-
Nutrisi dan Kebugaran
Metabolisme & profil otot, profil olahraga, faktor lain, kebiasaan, kenaikan berat badan, kekurangan dan kadar pada tubuh, kebiasaan makan, sensitivitas & intoleransi
PreviGEN
Minat dan Bakat
34 Kondisi Kesehatan, bakat, personality
Temukan Potensi Minat dan Bakat Buah Hati Anda
6.500k
/ Tes
-
Kondisi Kesehatan
Sariawan, karies gigi, periodontitis, potensi terjadinya obesitas dini, kecenderungan rasa manis, kecenderungan rasa pahit, asupan sayur, sensitivitas terhadap kebisingan, mabuk perjalanan
-
Bakat
Kreativitas, kecerdasan, kemampuan kognitif, kesehatan mental & emosional, daya tahan olahraga, kreativitas musik, kemampuan musik, repetisi non-kata, penalaran verbal & numerik, kesulitan membaca & mengeja, kesulitan membaca karakter Asia
-
Kepribadian/Personality
Kemampuan bersosialisasi, empati, sifat impulsif, perilaku berulang, kebiasaan yang membentuk kepribadian, inattentive symptoms / gejala kurang perhatian, perilaku eksploratif, daya ingat, gangguan respons terhadap kesenangan, kepribadian pejuang, kepribadian pencemas, tipe orang pagi/morning person, kebiasaan menggigit kuku, kesulitan dalam pembelajaran berbasis pengalaman